Sang Orator

Sang Orator

Saudara-saudara sebangsa setanah-air! Hari ini 17 Agustus 2009 adalah hari kemerdekaan Indonesia yang ke-64. Kalau anda terlahir 64 tahun yang lalu, maka anda tidaklah tau apa-apa arti merdeka pada saat itu, tetapi beruntunglah anda membawa tahun sakti 1945 menjadi tahun kelahiran anda. Bila anda terlahir sebelumnya dan sudah memahami saat-saat hari merdeka itu, maka anda adalah saksi-saksi hidup Hari Kemerdekaan itu. Bila anda terlahir sesudahnya maka beruntunglah anda dihadiahkan Hari Kemerdekaan itu. Bila anda masih hidup saat ini, maka anda sedang menikmati Hari Kemerdekaan itu. 

Saudara-saudara sebangsa setanah-air!  Saya mau mengusulkan tanya kepada saudara-saudara sekalian! Apakah jiwa anda sudah merdeka? Bila belum merdeka, maka merdekakanlah jiwa anda! Apakah hati anda sudah merdeka? Bila belum merdeka, maka merdekakanlah hati anda! Apakah tubuh anda sudah merdeka? Bila belum merdeka, maka merdekakanlah tubuh anda! Apakah saudara-saudara disekitar anda sudah merdeka? Bila belum merdeka, maka merdekakanlah saudara-saudara disekitar anda!  

Saudara-saudara sebangsa setanah-air!  Kemerdekaan adalah hak setiap insan di dunia, tentu hak setiap kelompok, tentu hak setiap suku, tentu hak setiap bangsa. Kemerdekaan adalah simbol-simbol kebebasan, tetapi, saya menekankan kata “tetapi”; Janganlah hak kemerdekaan anda menjadi belenggu bagi orang yang ada di sisi anda! Janganlah hak kemerdekaan kelompok anda menjadi belenggu bagi kelompok orang yang ada di samping anda! Janganlah hak kemerdekaan suku anda menjadi belenggu bagi suku lain yang ada di sebelah anda! Janganlah hak kemerdekaan bangsa anda menjadi belenggu bagi bangsa yang ada di sekitar anda!  

Saudara-saudara sebangsa setanah-air!  Kemerdekaan anda bukanlah kebebasan yang membelenggu orang yang ada di sisi anda!, bukanlah kebebasan yang membelenggu kelompok yang ada disamping anda!, bukanlah kebebasan yang membelenggu suku yang ada di sebelah anda!, bukanlah kebebasan yang membelenggu bangsa yang ada di sekitar anda! Bila anda sudah fahamkan arti kemerdekaan itu, maka kemerdekaan tidak perlu lagi anda perebutkan dan itu sudah ada ditangan anda, yang penting bagaimana anda menjalankan kemerdekaan itu di alam Indonesia yang bukan hanya milik anda, tetapi milik orang lain juga. Bila anda sudah merasa merdeka, coba berikan kemerdekaan anda itu kepada orang lain, lalu anda nikmatilah kemerdekaan itu. 

Saudara-saudara sebangsa setanah-air!  Sekarang anda sudah merdeka, dia sudah merdeka, mereka sudah merdeka, dan sayapun sudah merdeka. Oleh karena itu mari kita nyanyikan HARI MERDEKA. 

HARI MERDEKA, Karangan / Ciptaan : H. Mutahar

Tujuh belas agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Mer…de …ka …
 

Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih di kandung badan
Kita tetap setia tetap setia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia tetap setia
Membela negara kita
 

Saudara-saudara sebangsa setanah-air!  Tahukah anda! sebelum merdeka, nama Indonesia sudah ada, menjadi zamrud khatulistiwa menyatukan ribuan pulau yang bersambung-menyambung menjadi satu. Sudahkah anda mengenal pulau-pulau di zamrud khatulistiwa itu? Inilah dia….

Peta Indonesia

Peta Indonesia

Bila anda sudah mengenal pulau-pulau di zamrud khatulistiwa itu, marilah kita menyanyikannya… 

DARI SABANG SAMPAI MERAUKE, Pencipta / Pengarang Lirik dan Lagu : R. Suharjo 

Dari sabang sampai merauke
Menjajah pulau-pulau
Sambung memnyambung menjadi satu
Itulah Indonesia
Indonesia tanah airku
Aku berjanji padamu
Menjunjung tanah airku

Tanah airku Indonesia

Saudara-saudara sebangsa setanah-air!  Itulah Tanah Airmu, tanah airnya, tanah air mereka, dan tanah airku juga. Jangan buat Tanah Air itu menjadi Tanah Aibku. Bila engkau menyusuri pantainya yang tak terhingga panjangnya maka engkau melihat keelokannya, engkau akan disambut oleh nyiur melambai dengan rayuan pulau kelapa. Ayo… coba kita nyanyikan…

RAYUAN PULAU KELAPA, Pencipta dan Pengarang Lagu / Lirik : Ismail Marzuki 

Tanah airku Indonesia
Negeri elok amat kucinta
Tanah tumpah darahku yang mulia
Yang kupuja sepanjang masa
 

Tanah airku aman dan makmur
Pulau kelapa yang amat subur
Pulau melati pujaan bangsa
Sejak dulu kala
 

Reff:

Melambai lambai, Nyiur di pantai
Berbisik bisik, Raja Kelana

Memuja pulau, Nan indah permai
Tanah Airku, Indonesia
 

Saudara-saudara sebangsa setanah-air!  Sungguh menjadi mahluk mulia hidup di Zamrud Khatulistiwa nan elok, indah permai, subur, tetapi apakah saudara-saudara sudah makmur? Apakah saudara-saudaramu sudah makmur juga? Kalau anda sudah makmur, maka makmurkan juga saudara-saudaramu, karena kemakmuran bukan hanya milikmu, tetapi milik dia juga, milik mereka juga, dan milik saya juga. Kalau belum semua makmur, maka haruslah kita bersatu dalam kemakmuran, dan bukan bersatu dalam kemelaratan. Ayo BERSATU… 

SATU NUSA SATU BANGSA, Pencipta Lirik dan Lagu : L. Manik 

Satu nusa, Satu bangsa
Satu bahasa kita

Tanah air, Pasti jaya
Untuk Selama-lamanya
 

Indonesia pusaka
Indonesia tercinta
Nusa bangsa, Dan Bahasa
Kita bela bersama
 

Saudara-saudara sebangsa setanah-air!  Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa adalah untuk selamanya. Nusa, Bangsa, dan Bahasa, ayo… kita bela bersama. Kalau memang saudara-saudara mau membelanya, apakah anda mau bersumpah untuk itu? Kalau saudara-saudara setuju, marilah kita bersumpah:  

 

 

Saudara-saudara sebangsa setanah-air!  Kita semua sudah bersumpah. Apabila saudara-saudara ingkar akan sumpah anda maka anda pasti kualat di dunia dan akhirat. Agar kualat itu tidak terjadi pada anda maka marilah kita nikmati sumpah itu dengan menyanyikan BAGIMU NEGRI… 

Teks Sumpah Pemuda

Teks Sumpah Pemuda

 

 

BAGIMU NEGRI, Pencipta Lirik dan Lagu : Kusbini 

Padamu negeri kami berjanji
Padamu negeri kami berbakti
Padamu negeri kami mengabdi
Bagimu negeri jiwa raga kami
 

Saudara-saudara sebangsa setanah-air!  Dengan jiwa dan raga kita semua sudah bersumpah dan berjanji. Maka kita semua harus mengabdi dan berbakti kepada negri. Dari Sabang Sampai Merauke membuka mata kita akan luasnya negri tercinta. Rayuan Pulau Kelapa mengusik kecintaan pada keindahan Negri Indonesia. Satu Nusa Satu Bangsa mewujudkan tekat untuk bersatu. Bagimu Negri mewujudkan pengorbanan jiwa dan raga. Sudah cukup modal kita untuk membentuk Negara Indonesia untuk mewujudkan suatu bangsa yang berbudi luhur membaur diantara bangsa-bangsa. Negara Indonesia yang menyepakati bentuk pemerintahan yang mengatur rakyat. Ayo… kita proklamasikan Negara Republik Indonesia dengan membaca teks PROKLAMASI.

Teks Proklamasi

Teks Proklamasi

Saudara-saudara sebangsa setanah-air!  Kita sudak merdeka hari ini kita telah merdeka 64 tahun yang lalu. Kita sudah membentuk Negara Republik Indonesia yang demokratis atau dengan kata lain Kedaulatan ada ditangan Rakyat. Undang-undang Dasar telah tersedia, yang menaungi segala produk hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Perkembangan dinamis sudah terjadi selama 64 tahun kita merdeka, kini kita sepakati utuhnya Negara Republik Indonesia tetap terwujud dalam bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ayo … kita lahirkan lagi dihatimu kesaktian Pancasila sebagai Falsafah Bangsa, dan mari kita membacanya dan memahaminya …

Garuda Pancasila

Garuda Pancasila

PANCASILA

  1.  Ketuhanan Yang Maha Esa.
  2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.
  3. Persatuan Indonesia.
  4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
  5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. 

Saudara-saudara sebangsa setanah-air!  Mari kita berhening cipta sejenak, untuk memahami secara mendalam makna PANCASILA, dan mengenang para pendahulu bangsa yang telah mendapat rahmat untuk mewariskan Negara dan Bangsa ini ke pundak generasi penerus dengan konsekwen dan setia dalam sumpah. Untuk menggugah semangat berjuang, marilah kita nyanyikan GARUDA PANCASILA … 

GARUDA PANCASILA, Pencipta / Pengarang Lirik dan Lagu : Sudharnoto 

Garuda pancasila
Akulah pendukungmu
Patriot proklamasi
Sedia berkorban untukmu

Pancasila dasar negara
Rakyat adil makmur sentosa
Pribadi bangsaku
Ayo maju maju
Ayo maju maju
Ayo maju maju
 

Saudara-saudara sebangsa setanah-air!  Patriot Proklamasi terdahulu telah melimpahkan wewenangnya kepada kita sekarang ini. Semua itu untuk mewujudkan Indonesia sebagai suatu bangsa yang Bhinneka Tunggal Ika yang berbeda-beda tetapi tetap satu berjuang untuk bangsa besar INDONESIA RAYA. Mari kita nyanyikan selengkapnya dengan hikmat dan bersemangat … 

INDONESIA RAYA, Ciptaan : Wage Rudolf Supratman 

Indonesia tanah airku, Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri, Jadi pandu ibuku

Indonesia kebangsaanku, Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru, Indonesia bersatu
 

Hiduplah tanahku, Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya, Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya
 

Ref: 2X

Indonesia Raya, Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya, Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
 

Indonesia Tanah yang mulia, Tanah kita yang kaya
Di sanalah aku berada Untuk slama-lamanya
Indonesia Tanah pusaka Pusaka Kita semuanya
Marilah kita mendoa Indonesia bahagia
 

Suburlah Tanahnya Suburlah jiwanya
Bangsanya Rakyatnya semuanya
Sadarlah hatinya Sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya
 

Ref: 2X

Indonesia Raya, Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya, Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
 

Indonesia Tanah yang suci Tanah kita yang sakti
Disanalah aku berdiri ‘njaga ibu sejati
Indonesia! Tanah berseri Tanah yang aku sayangi
Marilah kita berjanji Indonesia abadi
 

Slamatlah Rakyatnya Slamatlah putranya
Pulaunya lautnya semuanya
Majulah Negrinya Majulah Pandunya
Untuk Indonesia Raya
 

Ref: 2X

Indonesia Raya, Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya, Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
 

Saudara-saudara sebangsa setanah-air! Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/ Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 

MERDEKA! … MERDEKA! … MERDEKA! … 

Saudara-saudara sebangsa setanah-air! Sebelum mengakhiri acara kita hari ini, kita hormat kepada Sang Saka Merah Putih. Kita sama-sama menyanyikan panji-panji perjuangan BERKIBARLAH BENDERAKU … 

Sang Saka Merah Putih

Sang Saka Merah Putih

BERKIBARLAH BENDERAKU , Karangan / Ciptaan : Ibu Sud 

Berkibarlah benderaku
Lambang suci gagah perwira
Di seluruh pantai Indonesia
Kau tetap pujaan bangsa

Siapa berani menurunkan engkau
Serentak rakyatmu membela
Sang merah putih yang perwira
Berkibarlah Slama-lamanya
 

Kami rakyat Indonesia
Bersedia setiap masa
Mencurahkan segenap tenaga
Supaya kau tetap cemerlang

Tak goyang jiwaku menahan rintangan
Tak gentar rakyatmu berkorban
Sang merah putih yang perwira
Berkibarkah Slama-lamanya
 

Saudara-saudara sebangsa setanah-air! Tundukkan kepalamu! Buatlah tuntutanmu selama ini menjadi tuntutan orang lain kepadamu yang harus engkau penuhi dengan NASIONALISMEMU NASIONALISMEKU.

H.U.T.  R.I.        DIRGAHAYU INDONESIA

Back home again to see more>>>