Kita telah sepaham bahwa dalam konteks internal Negara Republik Indonesia kita ini secara garis besar bahwa masyarakatnya terbagi atas tiga kelompok besar yaitu (lihat artikel: “Presiden Bukan Rakyat“): 

  1. Rakyat
  2. Wakil Rakyat (bukan Rakyat)
  3. Abdi Rakyat (bukan Rakyat)

Secara resmi sekitar enam minggu lalu, tepatnya 21 Oktober 2009 pukul 22:00 WIB, Presiden RI (Bukan Rakyat) mengumumkan Kabinet Bersatu-II untuk Periode 2009-2014.

Berikut adalah Mentri dan Pejabat Negara RI (Bukan Rakyat) secara resmi diangkat oleh Presiden RI untuk Kabinet Bersatu-II Periode 2009-2014, Sesuai ketentuan UU No.39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, jumlah kementerian tetap 34, terdiri atas 3 (tiga) Menteri Koordinator dan seorang Sekretaris Negara, 20 (duapuluh) menteri yang memimpin departemen, dan 10 (sepuluh) menteri negara.:

  1. Menko Politik, Hukum, dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto
  2. Menko Perekonomian: Hatta Rajasa
  3. Menko Kesra: Agung Laksono
  4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
  5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
  6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
  7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
  8. Menteri Hukum dan HAM: Patrialis Akbar
  9. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
  10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Darwin Zahedy Saleh
  11. Menteri Perindustrian: MS Hidayat
  12. Menteri Perdagangan: Mari Elka Pangestu
  13. Menteri Pertanian: Suswono
  14. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
  15. Menteri Perhubungan: Freddy Numberi
  16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Fadel Muhammad
  17. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
  18. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
  19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
  20. Menteri Pendidikan Nasional: M Nuh
  21. Menteri Sosial: Salim Assegaf Aljufrie
  22. Menteri Agama: Suryadharma Ali
  23. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Jero Wacik
  24. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
  25. Menneg Riset dan Teknologi: Suharna Surapranata
  26. Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan
  27. Menneg Lingkungan Hidup: Gusti Moh Hatta
  28. Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar
  29. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: EE Mangindaan
  30. Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini
  31. Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
  32. Menneg BUMN: Mustafa Abubakar
  33. Menneg Perumahan Rakyat: Suharso Manoarfa
  34. Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallarangeng

Pejabat Negara:

  1. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto
  2. Kepala BIN (Badan Intelijen Negara): Jenderal Pol Purn Sutanto
  3. Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal): Gita Wirjawan

Nama-nama yang terdaftar di atas adalah sosok Abdi Rakyat (Bukan Rakyat) yang harus meng-abdi-kan dirinya  untuk rakyat dibawak pimpinan negara yaitu Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden RI Bidiono. Daftar nama-nama yang menjabat dalam Kabinet Bersatu-II ini akan tetap sebagai Abdi Rakyat sampai mereka melepas prediakatnya untuk mendapat haknya kembali sebagai Rakyat.

Disamping nama-nama yang disebutkan di atas maka semua jajaran yang ada dibawah naungan masing-masing yang dibiayai oleh negara seperti Pegawai Negri, Tentara, Polisi, dan Badan-badan yang dibiayai oleh negara tetap disebut sebagai Abdi Rakyat (Bukan Rakyat) dan kewajibannya adalah meng-abdi-kan dirinya untuk kepentingan Rakyat.

Oleh karena itu, semua masyarakat yang berpredikat sebagai Rakyat wajib memantau langsung kinerja para Abdi Rakyat ini karena masyarakat-Rakyat sudah memberikan kewenangannya kepada Presiden dan Wakil Presiden beserta jajarannya. Masyarakat-Rakyat harus mampu pula memanfaatkan pengawasannya secara maksimal melalui Wakil-wakil Rakyat yang sudah mewakilkan kewenangannya kepada DPR-RI, DPRD, DPD, agar masyarakat-rakyat ini diurus dengan sebaik-baiknya.

Apabila anda sebagai masyarakat-Rakyat, sudahkah anda menyadari bahwa anda mendapat posisi tertinggi di Negara Republik Indonesia yang demokratis ini? (Demos = Rakyat, Kratos = Kekuasaan; Kekuasaan teringgi ada ditangan Rakyat) dan anda sudah memandatkan kekuasaan itu kepada Abdi Rakyat dan Wakil Rakyat untuk mengurusi anda.

Anda perlu kenal mereka:

 

Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden RI

 

Prof. Dr. Budiono, M.Ec, Wakil Presiden RI

 

Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto, Menko PHK

 

Ir. Hatta Rajasa, Menko Perekonomian

 

Dr. H.R. Agung Laksono, Menko Kesra

 

Letjen TNI (Purn) Sudi Silalahi, Mensesneg

 

Gamawan Fauzi SH,MS, Mendagri

 

Dr. Raden Mohammad Marty Muliana Natalegawa, M.Phil, B.Sc, Menlu

 

Laksamana Madya (Purn.) Freddy Numberi, Menhub

 

Prof.Dr.Ir. Muhammad Nuh, Mendiknas

 

Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, Menhan

 

Ir.Mohamad Suleman Hidayat, Men. Perindustrian

 

Dr.H. Salim Segaf Al-Jufrie, Mensos

 

Patrialis Akbar,SH, Menhuham

 

Dr. Mari E. Pangestu, Mendag

 

Drs. H. Suryadharma Ali, Menag

 

Ir. H. Tifatul Sembiring, Menkomin

 

Ir. H. Suswono, MMA, Mentani

 

Ir. Jero Wacik SE, Menbudpar

 

Hendarman Supandji, SH, Jaksa Agung

 

Zulkifli Hasan, SE, MM, Menhut

 

Prof.Dr.Ir. H. Gusti Muhammad Hatta, Meneg LH

 

Dr. Sri Mulyani Indrawati, Menkeu

 

Dr.Darwin Zahedy Saleh, Men ESDM

 

Linda Amalia Sari, Sip, Meneg Pemperem

 

Dr. dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, Menkes

 

Dr. Ir.Fadel Muhammad, Men Kelautan dan Perikanan

 

EE Mangindaan, Sip, Meneg PAN

 

Ir. H. Ahmad Helmy Faishal Zaini, Meneg Pembangunan Daerah Tertinggal

 

Drs H. A. Muhaimin Iskandar, MSi, Menaker

 

Suharso Manoarfa,MA, Meneg Perumakan Rakyat

 

Dr. Syariefuddin Hasan, Meneg Koperasi dan UKM

 

Ir. Djoko Kirmanto, Dipl. HE, Men PU

 

Dr. Andi Alfian Mallarangeng, Meneg Pemuda & Olahraga

 

Dr. Ir. Musfata Abubakar, Meneg BUMN

 

Prof. Dr. Armida Alisjahbana, Meneg BAPENAS

 

Drs.H. Suharna Surapranata, MT, Menek Ristek/Kep. BPPT

   
     
     
     
     
     
     
     

 Baca juga:

  1. TNI Punya Hak Pilih?
  2. Presiden Bukan Rakyat

Back home to see more>>>