Rest In Peace: Franciscus Xaverius Seda meninggal dunia di Jakarta, 31 Desember 2009 dalam usia 83 tahun.

Frans Seda, Johanna Maria Pattinaya, Ery dan Nessa. sumber: Kompas.com

  • Nama: Franciscus Xaverius Seda
  • Lahir: Flores, NTT, 4 Oktober 1926
  • Ayah: Paulus Setu Seda
  • Istri: Johanna Maria Pattinaya
  • Anak: 2 orang, Ery dan Nessa

Pendidikan:

  • 1940, SD (Sekolah Rakyat), Ende – Flores.
  • 1946, MULO/HIK, Sekolah Guru, Muntilan dan SMP BOPKRI, Yogyakarta.
  • 1950, HBS, Surabaya.
  • 1956, Katholieke Economische Hogeschool, Tilburg, Negeri Belanda

Karir dan Kegiatan:

  • 1945-1946, Anggota KRIS.
  • 1950, Ketua Seksi Penerangan Kongres Pemuda Indonesia.
  • 1956, Penasihat Ekonomi Gubernur Militer Nusa Tenggara, Denpasar, Bali.
  • 1961-1968, Ketua Umum Partai Katolik Indonesia.
  • 1964-1966, Menteri Perkebunan.
  • 1966, Menteri Pertanian.
  • 1966-1968, Menteri Keuangan.
  • 1968-1973, Menteri Perhubungan dan Pariwisata.
  • 1973-1976, Duta Besar RI untul Begia dan Luksemburg/Kepala Perwakilan RI pada -Masyarakat Ekonomi Eropa, Brussel.
  • 1976-1978, Anggota DPA.
  • 1960- 1964, Pendiri dan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya. Wakil Ketua Yayasan Bentara Rakyat.
  • 1970-s/d meninggalnya, Ketua Yayasan Atma Jaya. Anggota Dewan Komisaris.
  • 1978, PT Gramedia, Komisaris PT Narisa (Pabrik Pakaian Jadi) dan PT Narisa Jaya. Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API).
  • 1983,  ketua Indonesische Nederlandsche Associatie (INA).
  • 1984, anggota komisi kepausan Isutitia et Pax (Keadilan dan Perdamaian) diangkat oleh Paus Yohannes Paulus II.

Alamat Rumah : Jalan Bank Dagang Negara I No. 56-57, Cilandak, Jakarta Selatan Telp: 760542

Alamat Kantor : Jalan Jenderal Sudirman 49A, Jakarta Pusat

FRANCISCUS XAVERIUS SEDA adalah politikus, menteri, tokoh gereja, pengamat politik, dan pengusaha Indonesia. Selamat jalan!