Terkadang memang agak sulit untuk membuat sebuah judul dari suatu berita tentang berbagai mahluk yang menyerupai manusia, misalnya babi yang menyerupai manusia, anjing yang menyerupai manusia, kambing mirip manusia, sapi mirip manusia, ular mirip manusia, ikan yang menyerupai manusia, dan banyak lagi jenis binatang yang menyerupai manusia. Sementara itu mungkin banyak juga manusia yang menyerupai babi, manusia menyerupai anjing, manusia menyerupai ikan dan lain sebagainya. Karena sulitnya menyebut nama untuk manusia yang menyerupai mahluk-mahluk ini maka kali ini kita sebut saja Manusia Babi.

Babi mirip manusia di Minahasa

Pada awal Pebruari 2008 berita menghebohkan datang dari Desa Watuliney, Kecamatan Belang, Minahasa Utara, dengan lahirnya 12 ekor babi bersaudara dan satu diantaranya mirip dengan manusia. Supaya nggak susah menyebutkannya, kita sebut saja babi ini sebagai manusia babi. Manusia Babi ini dilahirkan pada pukul 22:00 WITA milik keluarga Joutje Pondaag-Tumboybela. Bayi babi ini memiliki wajah, hidung, lidah, dan dahi mirip manusia, dan dilahirkan dengan berat sekitar 1,5 kg.

Bayi babi mirip manusia di NTT

Dua dari empat ekor anak babi milik Rojero da Carmo warga Dusun I, Desa Naibonat, Kecamatan Kupang Timur Km 39 Jalan Timur Raya, Kabupaten Kupang, NTT, dilahirkan berbentuk aneh yaitu menyerupai manusia dan gajah. Bayi babi ini dilahirkan pada Kamis 15 Pebruari 2007.

Bayi babi ini bentuknya mirip manusia karena berwajah plontos tidak memiliki congor, memiliki masing-masing 5 jari pada kaki dan tangan dan berwarna putih. Sementara bayi babi yang satunya lagi lebih mirip dengan gajah karena memiliki hidung yang panjang seperti gajah, berkulit hitam dan bentuk wajah seperti monyet. Sayangnya kedua bayi babi aneh ini tidak berumur panjang dan keesokan harinya mati (meninggal), sementara dua bayi lainnya yang dilahirkan normal (seperti bayi babi biasanya) mampu bertahan hidup.

Image

Anak babi mirip manusia milik P Simatupang

Lain lagi yang terjadi di Riau, seorang yang menernak babi bernama P. Simatupang dihebohkan dengan lairnya seekor dari 7 anak babinya yang baru lahir Selasa 6 Juni 2009, sekitar pukul 13:00 WIB, berbentuk aneh yang mirip manusia, tetapi adapula yang mengatakan bayi babi itu lebih mirip dengan monyet.

Bayi babi aneh ini adalah bayi yang lahir kedua dari 7 ekor itu memiliki ciri berwarnah putih, kepala bulat, telinga kiri mirip telinga manusia, satu mata terletak di dahi dan mempunyai dua alis mata. Sayang esok harinya bayi babi tersebut mati dan menurut P Simatupang akan diawetkan.

Kurang pasti kapan terjadinya hubungan antara manusia dengan babi, apakah babi sebagai binatang tangkaran untuk konsumsi manusia, yang jelas babi sebagai konsumsi sudah berlangsung ribuan tahun.

Kehebohan yang mencekam umat manusia diseluruh dunia adalah terjangkitnya penyakit yang disebut Flu Babi yang orang Inggris bilang Swine Influenza dan virusnya disebut virus Influenza Tipe A dengan kode H1N1, H1N2, H2N3, H3N1, H3N2. Dipastikan bahwa Flu Babi memang menjangkiti babi dan mampu menjangkiti manusia. Kekhawatiran manusia adalah apabila Flu Babi ini berkemampuan berjangkit antar manusia sehingga dikhawatirkan akan berpotensi untuk memicu kepunahan manusia.

Ada kisah yang tesurat di Alkitab bahwa seorang yang kerasukan setan dan sewaktu setan yang merasuki manusia itu akan diusir oleh Yesus, maka setan itu memohon agar mereka dimasukkan ke babi-babi yang ada disekitar tersebut. Ini menyiratkan bahwa setan menyukai babi sebagai media tinggalnya, tentu saja menyukai tubuh manusia sebagai rasukannya.

Di Australia, para ahli diberitakan telah berhasil menciptakan embrio hibrida antara manusia dan babi, yaitu dengan meng-extract sel inti manusia kedalam sel telur babi. Dalam waktu 1 minggu, embrio ini telah berkembang menjadi 32 sel dan dua tim riset dari Stem Cell Science di Australia dan Biotransplant di Amerika Serikat telah mengajukan hak paten untuk percobaan ini. Tidak diketahui apa jadinya embrio ini, tetapi diperkirakan akan tumbuh sebagai manusia karena 97% sel inti DNAnya adalah dari tubuh manusia sementara hanya 3% saja DNA dari babi.

Para ahli yang meriset tentang babi telah menemukan bahwa penyebaran manusia di Asia Tenggara ternyata dari Indonesia menyebar ke Pasifik ribuan tahun lalu. Penemuan ini dikemukakan oleh Professor Alan Cooper of Australia’s University of Adelaide bahwa manusia menyebar dari Asia Tenggara ke Pasifik dengan membawa binatang ternaknya seperti babi.

Temuan ini adalah dari hasil studi DNA babi tertua yang ditemukan di gua di Flores Indonesia dan membandingkannya dengan mtDNA babi yang ada di Asia tenggara. Hasil temuan itu melaporkan bahwa perpindahan itu terjadi sekitar 6000-7000 tahun lalu. Demikianlah  para ahli riset melaporkan di jurnal National Academy of Sciences.

Ada kajian ilmiah yang menemukan bahwa struktur organ-organ tubuh babi banyak yang mirip dengan struksur organ tubuh manusia. Transplantasi organ tubuh donor sesama manusia masih mendapat penolakan oleh tubuh manusia yang menerima donor apabila kecocokannya tidak tepat, apalagi pencangkokan diberikan organ tubuh binatang. Namun para ahli di Australia berhasil mencangkokkan organ saluran paruparu babi pada manusia dan berhasil sukses tanpa penolakan.

Sementara itu serat nadi dari babi sudah lama digunakan untuk benang penjahit luka pada tubuh manusia. Kuas peralatan make-up perias wajah yang banyak digunakan oleh wanita juga diproduksi dari bulu-bulu babi.

Banyak kaum dan penganut agama yang mengharamkan memakan daging babi seperti kaum Jahudi, kaum Adventis, kaum Muslim, kaum Parmalim, dan bagaimanapula apabila telah berkembang sedemikian rupa pengetahuan yang memanfaatkan organ tubuh babi menjadi berguna bagi tubuh manusia untuk keselamatannya? Sungguh sulit untuk menjawab bagaimana manusia ini puluhan tahun kedepan, dan untuk sementara kita sebut saja sebagai Manusia Babi.