Bila anda ingin anak anda ahli dalam kekerasan maka sekolahkanlah mereka.

Mungkin kata-kata ini kurang bijak atau menyesatkan, akan tetapi kita boleh melihat, menyaksikan, membaca berita, menyimak, atau bahkan mengalami bahwa kekerasan sudah menjadi salah satu produk sekolahan. 

Berita yang dirilis dari TempoInteraktif tertanggal 14 Desember 2008 memberitakan tentang kekerasan pada anak. Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menyatakan kekerasan terhadap anak di dunia pendidikan cukup banyak terjadi. Dari 1.926 kasus yang dilaporkan sepanjang 2008, 28 persennya terjadi di lingkungan sekolah, sisanya terjadi di lingkungan keluarga, lingkungan sosial dan lingkungan pekerjaan. Kekerasan yang paling banyak terjadi yaitu kekerasan fisik disusul kekerasan seksual dan kekerasan psikis.

(more…)