Terpojokkan:


Melihat Sumatera Dari Lintas Tengah

(Jakarta – Medan Menyetir Sendiri)

Oleh:  Maridup Hutauruk

 

Setir Sendiri 

Sudah sekitar dua tahun penulis tidak melintasi Jalur Lintas Sumatera dimana selama tiga tahun sebelumnya selalu dilintasi tiga atau empat kali per tahun baik Lintas Timur, Lintas Tengah, Lintas Barat. Banyak melihat menjadi banyak tau, mungkin menjadi salah satu motivasi sehingga penulis lebih menikmati perjalanan yang selalu dilakukan berulang kali bahkan sudah puluhan kali dilakukan.

 Kebetulan masa liburan sekolah maka kali ini penulis bersama istri dan dua anak terkecil berniat melintasi Lintas Tengah Pulau Sumatera. Cukup seorang diri saja yang menyetir dalam menempuh perjalanan hampir 2.500 Km itu. Tak ada yang perlu dikawatirkan, walau biasanya perjalanan seperti ini selalu didampingi oleh teman atau supir untuk bergantian melintasi Pulau Sumatera ini. Tak apalah, sebelumnya sudah pernah dua kali perjalanan hanya disupiri sendiri, mengapa pula kali ini tidak! Lagi pula perjalanan ini bersifat privasi bersama istri dan anak-anak.  (more…)

Ada kalanya manusia yang hidup di kehidupan yang penuh ketegangan syaraf baik dalam kegiatan apapun namanya, memang memerlukan sepenggal waktunya untuk mencari kenikmatan demi untuk meredam tensi, baik secara fisik, terutama mental.

Penggal-penggal suasana hidup yang seperti ini boleh jadi dialami oleh setiap orang dalam bentuk dan kapasitas yang berbeda-beda pula, tak terkecuali seorang Luna Maya yang bergeliat dalam dunia artis. Tersebutlah Luna Maya seorang artis yang merangkap presenter menjadi seorang public figure tentu saja bagi orang yang menyenangi dunia keartisan tersebut, dan tentu pula bukan semua masyarakat Indonesia ini yang menempatkan Luna Maya sebagai public figurnya.

(more…)

Blog maridup.wordpress.com menerima berita menyedihkan tentang Rani di ruang komentar artikel tentang Prita & Balqis. Rani adalah seorang korban gempa di Padang beberapa waktu lalu,  ternyata dia masih menderita berkepanjangan menanti uluran tangan orang-orang yang berhati malaikat. HUBUNGI ALAMAT-ALAMAT TERTERA DALAM BERITA BERIKUT….

(more…)

Nama Yang Dikomersilkan 

Ikan Batak (Ikan Jurung) seberat 1,4 kg dijual Rp 170.000 di perbatasan Aceh-Sumut; sumber: hampala.multiply.com

Nama Ikan Batak belakangan ini sudah demikian pamor dikenal di berbagai daerah di Indonesia dan bahkan di Bogor sudah berhasil dibudidayakan dan menjadi komoditas ekslusif yang bernilai mahal, sementara di Tanah Batak tidak demikian perkembangannya. Jenis yang mana sebenarnya yang disebut Ikan Batak itu? Kalau ditanyakan pertanyaan ini kepada orang Batak mungkin saja jawabannya berbeda-beda karena orang Batak sendiri sudah banyak yang tidak tau dan bahkan tidak perduli dengan yang disebut Ikan Batak. 

Kekurangtahuan itu ternyata mengakibatkan penamaan Ikan Batak secara umum di dunia ikan di Indonesia berbeda dengan Ikan Batak yang dimaksud oleh orang Batak kebanyakan. Dari kalangan yang banyak berkecimpung dibidang perikanan terutama ikan air tawar baik dari instansi pemerintahan maupun perorangan dalam bentuk upaya pembibitan dan pembesaran mengenal Ikan Batak adalah dari genus ‘Tor’, sementara orang Batak sendiri kebanyakan mengenal Ikan Batak yang disebut ‘ihan’ adalah dari genus Neolissochilus yang memang ikan endemik di Tanah Batak yang sudah terancam punah dan masuk dalam Red List Status di IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources) dengan kode Ref.57073 sejak tahun 1996. 

(more…)

Masyarakat Batak Tak Usah Geger Bila Tuak Jadi Bahan Bakar 

Pada saat artikel ini turun tulis maka Yahoo Search Engine memunculkan 1570 temuan, sementara Google Search Engine dengan kata kunci ‘bahan bakar tuak’ akan ada sejumlah 8130 temuan yang membahas mengenai ‘tuak sebagai bahan bakar’. Berbagai media online termasuk Metro TV menurunkan beritanya sebagai sebuah temuan yang disambut baik oleh masyarakat. 

(more…)

Kota Tarutung dan daerah sekitarnya ternyata berada diatas gunung vulkanis yang masih aktif. Dalam peta vulkanologi diberi nama Helatoba Volcano (Gunung Helatoba) dan berada pada koordinat 2.03° Lintang Utara dan 98,93° Bujur Timur, dengan ketinggian 1.100 m dari atas permukaan laut. Lokasi ini terletak sekitar 34 km sebelah selatan Danau Toba atau sekitar 4 km dari kota Tarutung dan persisnya berada di pemandian airpanas Situmeang Sipoholon sekarang. Gunung aktif Helatoba ini adalah dari jenis Fumarole dimana terdapat 43 titik yang mengeluarkan air-panas dan ada 7 titik yang mengeluarkan semburan belerang dalam lintasan sepanjang 40 km. Mengapa namanya Helatoba?, mungkin ada kaitannya dengan Gunung Toba yang pernah meletus 75.000 tahun lalu. Karena dapur magmanya kalah besar dari dapur magma Gunung Toba maka dibuatlah namanya Helatoba yang tentusaja derajatnya ada dibawah. Atau mungkin juga dulunya putri Gunung Toba dipersunting oleh gunung yang ada dibawah Tarutung ini sehingga dinamai Helatoba (hela = menantu), sehingga hubungan kekerabatan antar gunung ini adalah antara mertua dan menantu.

(more…)

Pandapotan Hutauruk - Parragat

Pandapotan Hutauruk - Parragat

Mendengar kata wine tentu orang-orang akan terngiang pada minuman khas di Eropah maupun di negara-negara lain yang disebut minuman anggur. Sejarah minuman anggur sudah demikian lama ada pada peradaban manusia. Perancis termasuk negara yang paling terkenal sebagai produsen anggur disamping negara-negara Eropah lainnya termasuk negara-negara Amerika Latin dan Australia. Anggur yang diproduksi memang terbuat dari buah anggur dengan proses fermentasi yang menghasilkan dua jenis minuman anggur yang disebut anggur merah (red wine) dan anggur putih (white wine). Biasanya minuman anggur yang diproduksi disimpan di gudang bawah tanah (Dungeon) agar terkondisi sejuk. Semakin lama tersimpan akan semakin baik mutunya dan bahkan bila anggur yang tersimpan puluhan dan ratusan tahun tentu akan semakin mahal harganya.

(more…)